7 Rekomendasi Strategi Bisnis untuk Bersaing di Era Digital Masa Kini
November 07, 2019
7 Rekomendasi Strategi Bisnis untuk Bersaing di Era Digital Masa Kini. Era digital telah terbuka pertanda pintu perdagangan antar negara di
dunia menjadi tidak terbatas. Berkaitan dengan itu maka sebagai
pengusaha Anda memiliki peluang yang cukup besar untuk mengembangkan
usaha bisnis Anda. Senada dengan itu pula, artinya jumlah pesaing atau
kompetitor Anda juga bertambah. Oleh karena itu, strategi bisnis
merupakan hal penting yang wajib Anda buat agar dapat menghadapi
persaingan bisnis.
Mirisnya, tidak semua pelaku usaha tidak memahami perubahan tersebut,
terutama untuk pelaku usaha konvensional. Banyak diantara mereka yang
tidak ikut melakukan perubahan dan mengalami penurunan omzet.
Era digital yang seharusnya menjadi sebuah peluang justru menjadi
ancaman untuk mereka.
Untuk itu diperlukan sebuah langkah perubahan yakni salah satu nya melalui strategi bisnis.
Untuk itu diperlukan sebuah langkah perubahan yakni salah satu nya melalui strategi bisnis.
Bagaimana dengan Anda? apakah sudah mempersiapkan strategi bisnis
untuk menghadapi persaingan di era digital? Berikut tips yang dapat Anda
terapkan agar usaha Anda dapat bersaing dan berkembang di era digital.
Memanfaatkan Teknologi
Seperti namanya ‘era digital’, maka Anda pun wajib memanfaatkan
teknologi dalam strategi bisnis Anda. Karena seperti yang kita tahu,
dunia digital dan teknologi tidak dapat dipisahkan keberadaannya.
Apalagi di zaman modern seperti sekarang, mau tidak mau Anda harus
menggunakan teknologi. Terlebih lagi jika kompetitor Anda sudah lebih
dahulu menggunakan teknologi. Maka Anda harus segara mengikutinya.
Baca Juga Artikel : Cara Membuat Icon Chat WhatsApp di Blogger
Sejatinya teknologi bukanlah hal yang membuat bingung, justru
teknologi dibuat untuk membantu dan mempermudah pekerjaan manusia. Jadi
mulailah untuk memanfaatkan teknologi dalam pekerjaan Anda. Misal nya
saja, Anda dapat melakukan kegiatan pemasaran dengan memanfaatkan
internet atau Anda juga dapat membuat pembukuan dengan menggunakan
komputer dan masih banyak lagi yang lainnya.
Gunakan Social Media

Indonesia memiliki banyak pengguna sosial media seperti Twitter, Instagram, Facebook, Bbm, Line dan sebagainya. Karena itu social media dapat dijadikan alat dalam strategi bisnis. Social media dapat Anda terapkan langsung melalui strategi pemasaran usaha Anda. Selain murah, cara penggunaannya pun mudah. Anda tidak perlu memiliki keahlian khusus untuk menggunakan social media
tetapi cukup dengan memasarkan produk atau jasa saja. Anda juga dapat
memanfaatkan fitur-fitur yang disediakan untuk membuat konten yang
menarik. Mudah bukan?
Menggunakan Digital Marketing

Selain social media, Anda juga dapat menerapkan digital marketing. Digital marketing adalah aktivitas promosi sebuah brand atau pun produk/jasa menggunakan media elektronik atau digital. Jika Anda tidak bisa menggunakan digital marketing, Anda juga dapat menggunakan jasa perusahaan e-commerce yang menjual jasa digital agency yang dapat membantu mengembangkan bisnis Anda.
Dengan begitu, Anda tidak perlu bingung untuk melakukan kegiatan pemasaran. adapun teknik pemasaran dalam digital marketing seperti search engine optimization (SEO), billboard eletronik, iklan televisi dan radio, email marketing dan lainnya.
Mobile Friendly

Tingginya jumlah pengguna smartphone dan produk gadget lainnya juga perlu Anda perhatikan. Anda perlu menyesuaikan strategi pemasaran dengan tampilan yang mobile friendly. Sehingga akan lebih banyak orang yang melihat toko online Anda.
Untuk menjaring banyak pengunjung yang menggunakan smartphone, maka website Anda juga harus didesain sesuai dengan smartphone yang dimiliki banyak orang. Caranya tentu saja dengan membuat website Anda menjadi mobile friendly. Kemudian, aturlah informasi yang ada dalam website Anda menjadi selalu update, menarik, dan memiliki tampilan yang fresh.
Menggunakan Aplikasi

Selain aplikasi social media, sekarang juga banyak tersedia
aplikasi-aplikasi yang dapat digunakan untuk membantu pekerjaan.
Misalnya saja aplikasi akuntansi, aplikasi pembukuan, aplikasi
e-commerce, aplikasi administrasi, dan lainnya. Aplikasi-aplikasi yang
ada juga perlu Anda manfaatkan dalam pengelolaan usaha Anda. Dengan
menggunakan aplikasi, Anda dapat menghemat biaya, waktu, dan juga
tenaga.
Selain itu, aplikasi-aplikasi tersebut juga memberikan kenyamanan dalam penggunaannya. Contohnya aplikasi aplikasi ecommerce yang bisa membantu Anda menjual produk Anda dengan mudah melalui mobile. Atau aplikasi atau software akuntansi yang memudahkan Anda mengelola keuangan bisnis, sekaligus mempermudah Anda membuat pembukuan bisnis.
Selain itu, aplikasi-aplikasi tersebut juga memberikan kenyamanan dalam penggunaannya. Contohnya aplikasi aplikasi ecommerce yang bisa membantu Anda menjual produk Anda dengan mudah melalui mobile. Atau aplikasi atau software akuntansi yang memudahkan Anda mengelola keuangan bisnis, sekaligus mempermudah Anda membuat pembukuan bisnis.
Tidak perlu ribet bukan? Selain itu, Anda pun akan terlihat lebih
unggul di bandingkan dengan kompetitor Anda yang tidak menggunakan
aplikasi. Karena kecepatan dan manfaat lain dari aplikasi-aplikasi
bisnis atau keuangan membuat bisnis Anda menjadi efektif dan efisien.
Namun, karena banyaknya aplikasi pengelolaan bisnis Anda juga harus memilih aplikasi terbaik untuk bisnis Anda.
Inovasi

Inovasi juga merupakan bagian penting dalam strategi bisnis Anda akan
maju ke depan. Seperti yang diketahui bahwa dunia bisnis sangat cepat
berubah, hampir setiap harinya ada saja sebuah trend baru. Oleh karena
itu, inovasi sangatlah dibutuhkan agar Anda dapat bersaing dengan
kompetitor Anda. Buatlah produk atau jasa Anda berbeda dan istimewa
dari yang lain.
Membuat inovasi memang lah sulit, karena terkadang sebuah perubahan yang sudah Anda siapkan dan diprediksi akan membuat sukses ternyata justru tidak memberikan hasil yang signifikan. Namun melalui proses yang baik dan benar, Anda pasti dapat menciptakan inovasi.
Membuat inovasi memang lah sulit, karena terkadang sebuah perubahan yang sudah Anda siapkan dan diprediksi akan membuat sukses ternyata justru tidak memberikan hasil yang signifikan. Namun melalui proses yang baik dan benar, Anda pasti dapat menciptakan inovasi.
Memberikan pelayanan terbaik

Tidak ada yang lebih berharga dalam dunia bisnis dibandingkan dengan
memenuhi kebutuhan konsumen. Meskipun, dalam dunia digital Anda juga
harus memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen Anda. Jika Anda dapat
memanfaatkan peluang maka Anda sebenarnya dapat memberikan layanan
pelanggan yang lebih baik dengan biaya yang terjangkau dengan
menggunakan media digital. Sebagai contoh misalnya seperti perusahaan
pengiriman paket atau ekspedisi. Mereka membuat informasi update
mengenai paket yang konsumen kirimkan sudah sampai mana dan perkiraan
akan sampai. Sehingga konsumen dapat memantau paketnya dan ia merasa
aman karena mengetahui keberadaan paket nya yang aman. Strategi bisnis
berupa pemberian layanan terbaik mungkin terlihat sepele tetapi
dampaknya sangat besar.
Hal penting yang harus diperhatikan dalam strategi bisnis

Sebelum menerapkan strategi bisnis Anda juga perlu memperhatikan
kondisi bisnis Anda. Untuk mengetahui kondisi perusahaan, Anda dapat
melakukan analisis, salah satu nya yang mudah yakni analisis SWOT.
Analisis SWOT menilai kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) perusahaan secara keseluruhan. Adapun penjelasan singkatnya sebagai berikut:
- Kekuatan (strengths), meliputi kemampuan internal perusahaan, sumber daya, dan faktor situasional positif yang dapat membantu perusahaan mencapai tujuannya dan melayani pelanggan.
- Kelemahan (weaknesses), seperti apa saja keterbatasan internal dan faktor-faktor situasional negatif yang dapat menghalangi performa perusahaan.
- Peluang (opportunities), adalah faktor yang menguntungkan yang berasal dari lingkungan eksternal dan dapat digunakan perusahaan untuk memperoleh keuntungan.
- Ancaman (threats), yaitu faktor yang berasal dari lingkungan eksternal yang dapat menguntungkan dan memberikan tantangan bagi performa perusahaan.